Salah satu strategi efektif untuk mencegah makan berlebihan adalah membagi porsi menjadi lebih kecil. Daripada mengisi piring penuh sekaligus, ibu dapat memulai dengan porsi sedang dan menunggu beberapa menit untuk menilai apakah tubuh benar-benar masih lapar. Pendekatan ini memberi waktu bagi otak untuk menerima sinyal kenyang.
Selain itu, mengunyah perlahan dan menikmati setiap suapan meningkatkan kepuasan dari makanan yang dikonsumsi. Saat makan terburu-buru, tubuh tidak sempat mengenali rasa kenyang, sehingga ibu cenderung mengambil lebih banyak. Dengan makan perlahan, setiap suapan menjadi pengalaman yang lebih memuaskan dan tubuh mendapatkan sinyal yang jelas.
Strategi lain adalah memisahkan camilan dalam porsi kecil. Misalnya, jika ingin mengonsumsi buah kering atau kacang, taruh dalam mangkuk kecil, jangan langsung dari kemasan besar. Dengan cara ini, ibu tetap bisa menikmati makanan favorit tanpa berisiko makan berlebihan.
Konsistensi adalah kunci. Dengan menerapkan kebiasaan ini setiap hari, tubuh secara alami menyesuaikan diri dengan kebutuhan energi yang tepat. Makan menjadi aktivitas sadar, menyenangkan, dan memberi kepuasan tanpa rasa bersalah.
